Looking For Anything Specific?

ads header

CANTIK JELITA (PUISI AMATIRAN #2)

 

CANTIK JELITA


Oleh : Riskiansyah


Pintu membuka diri

menyambut satu per satu gadis yang berjalan hati-hati

kursi tersusun rapi menawarkan diri untuk diduduki

para meja sudah penuh dihiasi makanan hasil petani

 

kali ini pintu membuka diri sambil tersenyum pelan

kursi mengampiri gelagapan menawarkan

makan terbang mempersilahkan untuk dimakan

sulit dipercaya, dia bersama sederhana

  

jelita matanya dipenuhi cahaya lampu

lembut harum tubuhnya memenuhi ruangan

duduk manis tanpa bersandar

senyumnya penuh kedamaian

 

gelisah, kecewa, amarah melewatinya tanpa menyapa

mereka tahu gadis ini tidak pernah bertanya berapa harga mereka

nyamuk terhentak kagum licin kulitnya

hanya mampu menyapa “hai cantik jelita”

 

 

 

Posting Komentar

0 Komentar